Gue Nggak Nyangka Foto Iseng Ini Bisa Bayarin Kopi Gue Tiap Hari (Microstock - Shutterstock)
“Gue Nggak Nyangka Foto Iseng Ini Bisa Bayarin Kopi Gue Tiap Hari” Awalnya sesimpel itu — gue lagi duduk di kafe, nunggu meeting, kopi udah dateng tapi orangnya belum, jadi yaudah iseng aja ambil foto; bukan karena lagi niat bikin karya atau mikirin komposisi, tapi lebih ke kebiasaan aja, kayak “lumayan buat story atau simpan di galeri.” Foto itu pun bukan yang spesial — cuma kopi, meja, sedikit cahaya dari samping, hal yang mungkin kalau dipikir-pikir… semua orang juga bisa ambil. Beberapa waktu setelah itu, tanpa ekspektasi apa-apa, gue upload beberapa foto yang gue punya ke platform microstock — termasuk foto kopi tadi. Jujur, gue bahkan nggak terlalu inget pernah upload itu, karena di kepala gue, itu cuma foto “biasa aja” yang nggak ada value lebih. Tapi justru di situlah twist-nya: suatu hari gue dapet notifikasi kalau foto itu kejual. Nggak besar, tapi cukup bikin gue berhenti sebentar dan mikir, “serius ini ada yang beli?” Dari situ gue mulai lihat hal yang selama ini gue ...








